Sabtu, 15 November 2014

Istilah dari CMOS

                       CMOS
CMOS (cmplementary metal oxide
semiconductor) adalah jenis
teknologi sirkuit terpadu. Istilah ini
sering digunakan untuk merujuk
pada sebuah chip bertenaga baterai
yang ditemukan di banyak komputer
pribadi yang menyimpan beberapa
inform asi dasar, termasuk tanggal
dan waktu dan pengaturan sistem
konfigurasi, yang dibutuhkan oleh
sistem input/output dasar (BIOS)
untuk mengawali komputer
FUNGSI CMOS,
Bateray atau CMOS berfungsi untuk
mengatur waktu yang ada di sebuah
PC bateray bertegangan dari 4,5
sampai 6 volt ini memberi tegangan
untuk chip CMOS dan chip real
timeclock computer non aktif.
Komputer 286/486 memiliki bateray
semacam ini yang terpasang
langsung ke mainboard. Computer
PC yang lebih tua (yang memakai
chip mikroprossesor 8006 atau 8008)
tidak memiliki fungsi clock pada
motherboardnya. Jika ada sebuah
Ekspansion card yang memiliki
fungsi clock yang dipasang pada
computer PC/XT, bateray clock
terletak pada ekspansion card
tersebut. Diagnosa awal apabila
CMOS yang error adalah sebagai
berikut :
Muncul pesan pada layar monitor
bahwa ada permasalahan pada
CMOS ketika menghidupkan
computer kita diperingatkan agar
menekan tombol F2 yang
menenjukan bahwa bateray CMOS
sudah lemah sehingga perlu
diganti.Tidak ada tampilan dilayar
monitor.
Untuk mengatasi hal diatas kita
dapat malakukan perbaikan awal
dengan mengganti CMOS yang baru,
dan apabila pesan tersebut masih
muncul kemungkinan trouble
terletak pada chip CMOS yang
kurang benar , cobalah untuk
memeriksanya kemba
Seperti kita ketahui CMOS
merupakan memory tempat
menyimpan data hardware atau
komponen komputer yang terpasang
di dalamnya, bila CMOS tidak
bekerja dengan normal maka
pengoperasian komputer akan
mengalami gangguan.
Hal-hal yang membuat CMOS tidak
bekerja dengan normal antaralain di
sebabkan :
1. Kemungkinan baterai CMOS telah
lemah, sehingga tidak dapat lagi
mensupord daya pada CMOS
pada saat komputer mati.
2. Kebiasaan pemakaian peralatan
seperti USB Flash Disk, External
Hardisk yang langsung di cabut
tanpa Safely Remove Hardware,
mengakibatkan software yang
terpasang dan di data oleh CMOS
akan tersimpan dan pada saat
komputer di hidupkan lagi CMOS
tidak menemukan data Hardware
tersebut.
3. Kemungkinan akibat serangan
virus yang menyerang regystry
windwos yang berhubungan
dengan CMOS sehingga antara
CMOS dan windows tidak
sinkron.
4. Akibat terlalu seringnya
komputer di matikan tanpa
Shutdown, yang mengakibatkan
system tidak menyimpan setting
CMOS, dan CMOS siap untuk
menyimpan setting komponen
karena dimatiin mendadak.
5. Bila CMOS terganggu maka
pemakaian komputer tidak stabil,
walaupun seluruh komponen
komputer tidak rusak.
Untuk mengatasi hal tersebut anda
harus melakukan perbaikan CMOS
dengan cara membuang semua
memory yang tersetting pada
CMOS. Caranya mengatasinya
adalah:
1. Pastikan PC (Komputer) anda
sudah tidak terhubung ke
jaringan listrik.
2. Buka casing PC anda.
3. Setelah casing PC di buka lihat
pada mother board anda Soket
Jumper dengan tulisan CLR
CMOS (Seperti terlihat pada
gambar diatas, biasanya jumper
setting tersebut dekat baterai
CMOS)
4. Pin 1 dan pin 2 bila di jumper
berarti posisi Normal. cabut
jumper dan pindahkan untuk
menjumper antara pin 2 dan pin
3.
5. Setelah anda jumper pin 2 dan
pin 3, hidupkan PC, dan biarkan
selama setengah menit – satu
menit, kemuidian matikan
kembali.
6. Setelah PC mati, kembalikan lagi
posisi Jumper Setting keposisi
jumper pin 1 dan 2.
7. Hidupkan PC, maka PC akan
meminta anda untuk mensetting
Bios, tekan F1 atau Del
(Tergantung perintah dari jenis
Motherboardnya).
8. Pilih setting Bios ke Optimise
Default system Bios. kemudian
tekan F10 untuk menyimpan ke
memory Bios serta keluar.
9. PC akan Restart kembal dan
Bekerja secara normal.
Bila PC telah bekerja dengan
normal, Shutdown kembali PC, dan
tutup casing PC.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar