Sabtu, 22 November 2014

Penjelasan untuk merakit komputer

Apa saja yang dibutuhkan
sebelum merakit sebuah PC?

Komponen-komponen apa yang harus
disiapkan? Hal-hal apa yang harus
dihindari sebelum melakukan
perakitan komputer?
Persiapan yang harus dilakukan
sebelum melakukan perakitan
komputer harus diperhatikan dan
dilaksanakan untuk mencegah
terjadinya hal-hal yang tidak
diinginkan pada saat melakukan
perakitan komputer.
Konfigurasi Komponen Komputer
Maksud dari konfigurasi komponen
disini adalah penentuan jenis
komponen dan kesesuaiannya agar
dapat bekerja maksimal sebagai
sebuah sistem komputer. Dimisalkan
penentuan tipe prosesor akan
mempengaruhi jenis motherboard,
perangkat I/O, dan komponen lainnya.
Persiapan Alat dan Komponen
Biasanya untuk merakit sebuah
komputer dibutuhkan peralatan-
peralatan yang sesuai dan juga
peralatan yang bisa menjaga
keselamatan. Berikut adalah alat-alat
yang digunakan untuk merakit
komputer:
Obeng (+) dan (-) atau satu set
perlengkapan obeng: Digunakan untuk
memasang komponen-komponen yang
akan diletakkan pada casing komputer
dengan memasangkan baut pada
masing-masing komponen.
Pinset: Digunakan untuk mengambil
baut atau kabel yang sangat kecil
maupun tipis.
Tang: Digunakan untuk mencabut
komponen yang sangat sulit diambil.
Kemudian tidak lupa juga komponen-
komponen berikut yang sangat
penting:
Casing: Merupakan tempat dimana
semua komponen penyusun komputer
dipasang, kecuali monitor, stabilizer,
dan UPS.
Prosesor dan Fan: Prosesor adalah
otak dari komputer yang berfungsi
mengolah data pada sistem.
Sedangkan Fan digunakan untuk
mendinginkan prosesor.
Motherboard: Merupakan papan
elektronik yang menjadi tempat
pengolahan data dan tempat dimana
komponen-komponen lain berada,
seperti RAM, prosesor, LAN Card , dll.
RAM: Adalah memori penyimpanan
sementara yang juga berfungsi
melaksanakan tugas-tugas dari
prosesor.
Selain peralatan-peralatan yang
digunakan untuk merakit sebuah
komputer sampai menjadi satu sistem
komputer utuh di atas, hal-hal berikut
ini juga sangat penting untuk
diperhatikan sebelum melakukan
perakitan komputer:
1. Menggunakan gelang anti statis
(jika ada) atau menyentuh
permukaan logam pada casing
sebelum memegang komponen
untuk membuang muatan statis.
2. Tidak menyentuh langsung
komponen elektronik, konektor
atau jalur rangkaian tetapi
memegang pada badan logam
atau plastik yang terdapat pada
komponen.
3. Hindari merakit dalam keadaan
berkeringat atau anggota tubuh
basah.
4. Hindari memegang atau
menyentuh langsung kaki prosesor
yang ada termasuk chipset.
5. Pada setiap tahap perakitan
sebelum menambahkan komponen
yang baru, power supply harus
dimatikan.
6. Hindari membawa makanan dan
minuman pada saat melakukan
perakitan.
7. Hindari pemasangan komponen
harddisk dengan kasar, karena
dapat merusak harddisk tersebut.
Selain hal-hal yang telah disebutkan,
kemungkinan lain yang akan terjadi
pada saat melakukan perakitan
komputer nanti adalah terjadi
kecelakaan kerja pada saat perakitan
komputer. Salah satu
kemungkinannya adalah tersengat
arus listrik. Hal-hal pada gambar
berikut merupakan pengetahuan dasar
sebagai awal atau persiapan yang
perlu kita ketahui sebelum melakukan
perakitan komputer (silahkan klik
gambar untuk memperbesar):
Nah, seperti itulah gambaran singkat
bagaimana kita melakukan persiapan
sebelum merakit sebuah komputer.

Artikel motherboard

     Artikel Motherboard
Motherboard alias mainboard alias
system board, ketiganya mengacu
pada satu barang yang sama, yakni
sebuah papan sirkuit dan panel-panel
elektronik yang menggerakan system
PC secara keseluruhan. Secara
prinsip, sebuah motherboard terdiri
atas beberapa bagian yakni system
CPU (prosesor), sirkuit clock/timing,
Ram, Cache, ROM BIOS, I/O port
seperti port serial, port pararel, slot
ekspansi, prot IDE.
Terutama sekali, sedikitnya ada 7 hal
yang harus diperhatikan pada sebuah
motherboard. Ketujuh komponen
tersebut adalah :
1. Chipset
2. Tipe CPU
3. Slot dan tipe memori
4. Cache memory
5. Sistem BIOS
6. Slot ekspansi
7. Port I/O
Dari sinilah sesungguhnya problem
pada sebuah system PC bisa dilacak
atau dideteksi. Kerusakan di luar 7
komponen tersebut biasanya jarang
terjadi. Kemungkinan yang lain, bila
ketujuh komponen ini terlihat beres-
beres saja, patut diduga bahwa
masalahnya terletak pada arsitektur
motherboard itu sendiri, entah sirkuit-
sirkuitnya, atau komponen-komponen
yang dipergunakannya.
Disebut chipset karena barang satu
ini umumnya merupakan sepasang
chip yang mengendalikan prosesor
dan fitur-fitur hardware yang ada
pada mortherboard secara
menyeluruh. Sepasang chip ini, yang
satu buah disebut North Bright chip
dan satu lagi dipanggil South Bridge
chip, bisa dibilang merupakan
panglima tertinggi pada sebuah
system bernama motherboard.Saat
ini, terdapat banyak motherboard
dengan chipset yang berbeda-beda.
Jenis chipset yang digunakan pada
motherboard akan menentukan
beberapa hal antara lain.
Tipe prosesor yang
bias digunakan
Jenis memori yang
bias mendukung
system PC dan
kapasitas
maksimumnya
Kelengkapan I/O yang
mampu disediakan
Tipe display adapter
yang bisa digunakan
Lebar data pada
motgherboarad yang
bisa didukung
Ketersedian fitur-fitur
tambahan (misalnya
LAN, sound card, atau
modem onboard).
Terdapat tiga tipe CPU yang banyak
beredar di pasaran yakni CPU
keluaran Intel Corporation, AMD
keluaran Advanced Micro Device, dan
Cyrix atau VIA C3 keluaran VIA
Technologies Corporation. CPU alias
prosesor keluaran VIA sendiri pada
umumnya mengikuti platform
teknologi yang dikeluarkan oleh Intel.
Artinya, setiap seri prosesor yang
dirilis VIA pada umumnya selalu
memiliki kompatibilitas dengan seri
prosesor yang dibuat
Intel.           Sementara AMD
menggunakan platform teknologi yang
berbeda dari yang digunakan oleh
Intel, sekalipun teknologi pross yang
digunakan oleh perusahaan ini juga
mengikuti apa yang dilakukan Intel.
Lantaran perbedaan platform ini,
prosesor AMD menggunakan soket
atau slot yang berbeda dari yang
digunakan oleh Intel. Bila Intel
menyebut Slot 1, AM menyebutnya
Slot A. pada prosesor soket,
belakangan AMD relative lebih
konsisten dalam mengeluarakan tipe
soket yang digunakan, yakni
senantiasa menggunakan Soket A
yang kompatibel pada seri kecepatan
manapun, yakni soket dengan jumlah
pin 462 buah. Bandingkan dengan
Intel yang selalu berubah-ubah, dari
soket 370 pin, kemudian menjadi 423
pin, lalu berubah lagi menjadi 478.
akibatnya, kemungkinan untuk meng-
upgrade sebuah prosesor Intel
generasi baru selalu harus dibarengi
dengan penggantian motherboard itu
sendiri.            Berikut adalah sedikit
sejarah perkembangan prosesor Intel
dan para clone-nya yang berhasil
disarikan
Debut Intel dimulai
dengan processor seri
MCS4 yang merupakan
cikal bakal dari
prosesor i4040.
Processor 4 bit ini
yang direncanakan
untuk menjadi otak
calculator , pada tahun
yang sama (1971), intel
membuat revisi ke
i440. Awalnya dipesan
oleh sebuah
perusahaan Jepang
untuk pembuatan
kalkulator , ternyata
prosesor ini jauh lebih
hebat dari yang
diharapkan sehingga
Intel membeli hak
guna dari perusahaan
Jepang tersebut untuk
perkembangan dan
penelitian lebih lanjut.
Di sinilah cikal bakal
untuk perkembangan
ke arah prosesor
komputer.
Berikutnya muncul
processor 8 bit
pertama i8008 (1972),
tapi agak kurang
disukai karena
multivoltage.. lalu baru
muncul processor
i8080, disini ada
perubahan yaitu jadi
triple voltage, pake
teknologi NMOS (tidak
PMOS lagi), dan
mengenalkan pertama
kali sistem clock
generator (pake chip
tambahan), dikemas
dalam bentuk DIP
Array 40 pins.
Kemudian muncul juga
processor2 : MC6800
dari Motorola -1974,
Z80 dari Zilog -1976
(merupakan dua rival
berat), dan prosessor2
lain seri 6500 buatan
MOST, Rockwell,
Hyundai, WDC, NCR
dst. Z80 full
compatible dengan
i8008 hanya sampai
level bahasa mesin.
Level bahasa
rakitannya berbeda
(tidak kompatibel level
software). Prosesor
i8080 adalah prosesor
dengan register
internal 8-bit, bus
eksternal 8-bit, dan
memori addressing 20-
bit (dapat mengakses
1 MB memori total),
dan modus operasi
REAL.
Thn 77 muncul 8085,
clock generatornya
onprocessor, cikal
bakalnya penggunaan
single voltage +5V
(implementasi s/d
486DX2, pd DX4 mulai
+3.3V dst).
i8086, prosesor
dengan register 16-bit,
bus data eksternal 16-
bit, dan memori
addressing 20-bit.
Direlease thn 78
menggunakan
teknologi HMOS,
komponen pendukung
bus 16 bit sangat
langka , sehingga
harganya menjadi
sangat mahal.
Maka utk menjawab
tuntutan pasar muncul
i8088 16bit bus
internal, 8bit bus
external. Sehingga
i8088 dapat memakai
komponen peripheral
8bit bekas i8008. IBM
memilih chip ini untuk
pebuatan IBM PC
karena lebih murah
daripada i8086. Kalau
saja CEO IBM waktu
itu tidak menyatakan
PC hanyalah impian
sampingan belaka,
tentu saja IBM akan
menguasai pasar PC
secara total saat ini.
IBM PC first release
Agustus 1981 memiliki
3 versi IBM PC, IBM
PC-Jr dan IBM PC-XT
(extended technology).
Chip i8088 ini sangat
populer, sampai NEC
meluncurkan sebuah
chip yang dibangun
berdasarkan spesifikasi
pin chip ini, yang
diberi nama V20 dan
V30. NEC V20 dan V30
adalah processor yang
compatible dengan
intel sampai level
bahasa assembly
(software).
Chip 8088 dan 8086 kompatibel penuh
dengan program yang dibuat untuk
chip 8080, walaupun mungkin ada
beberapa program yang dibuat untuk
8086 tidak berfungsi pada chip 8088
(perbedaan lebar bus)
Lalu muncul 80186 dan
i80188.. sejak i80186,
prosessor mulai
dikemas dalam bentuk
PLCC, LCC dan PGA
68 kaki.. i80186 secara
fisik berbentuk
bujursangkar dengan
17 kaki persisi (PLCC/
LCC) atau 2 deret kaki
persisi (PGA) dan
mulai dari i80186 inilah
chip DMA dan
interrupt controller
disatukan ke dalam
processor. semenjak
menggunakan 286,
komputer IBM
menggunakan istilah
IBM PC-AT (Advanced
Technology)dan mulai
dikenal pengunaan
istilah PersonalSystem
(PS/1). Dan juga mulai
dikenal penggunaan
slot ISA 16 bit yang
dikembangkan dari
slot ISA 8 bit , para
cloner mulai ramai
bermunculan. Ada
AMD, Harris & MOS
yang compatible
penuh dengan intel. Di
286 ini mulai dikenal
penggunaan Protected
Virtual Adress Mode
yang memungkinkan
dilakukannya
multitasking secara
time sharing (via
hardware resetting).
Tahun 86 IBM membuat processor
dengan arsitektur RISC 32bit pertama
untuk kelas PC. Namun karena
kelangkaan software, IBM RT PC ini
“melempem” untuk kelas enterprise,
RISC ini berkembang lebih pesat,
setidaknya ada banyak vendor yang
saling tidak kompatibel.
Lalu untuk meraih
momentum yang hilang
dari chip i8086, Intel
membuat i80286,
prosesor dengan
register 16-bit, bus
eksternal 16-bit, mode
protected terbatas
yang dikenal dengan
mode STANDARD
yang menggunakan
memori addressing 24-
bit yang mampu
mengakses maksimal
16 MB memori. Chip
80286 ini tentu saja
kompatibel penuh
dengan chip-chip seri
808x sebelumnya,
dengan tambahan
beberapa set instruksi
baru. Sayangnya chip
ini memiliki beberapa
bug pada desain
hardware-nya,
sehingga gagal
mengumpulkan
pengikut.
Pada tahun 1985, Intel
meluncurkan desain
prosesor yang sama
sekali baru: i80386.
Sebuah prosesor 32-
bit , dalam arti
memiliki register 32-
bit, bus data eksternal
32-bit, dan
mempertahankan
kompatibilitas dengan
prosesor generasi
sebelumnya, dengan
tambahan
diperkenalkannya
mode PROTECTED
32-BIT untuk memori
addressing 32-bit,
mampu mengakses
maksimum 4 GB , dan
tidak lupa tambahan
beberapa instruksi
baru. Chip ini mulai
dikemas dalam bentuk
PGA (pin Grid Array)
Prosesor Intel sampai titik ini belum
menggunakan unit FPU secara
internal . Untuk dukungan FPU, Intel
meluncurkan seri 80×87. Sejak 386 ini
mulai muncul processor cloner : AMD,
Cyrix, NGen, TI, IIT, IBM (Blue
Lightning) dst, macam-
macamnya : i80386 DX (full 32 bit)
i80386 SX (murah karena 16bit
external)
i80486 DX (int 487)
i80486 SX (487 disabled)
Cx486 DLC (menggunakan MB
386DX, juga yang lain)
Cx486 SLC (menggunakan MB 386SX)
i80486DX2
i80486DX2 ODP
Cx486DLC2 (arsitektur MB 386)
Cx486SLC2 (arsitektur MB 386)
i80486DX4
i80486DX4 ODP
i80486SX2
Pentium
Pentium ODP
Sekitar tahun 1989
Intel meluncurkan
i80486DX. Seri yang
tentunya sangat
populer, peningkatan
seri ini terhadap seri
80386 adalah
kecepatan dan
dukungan FPU internal
dan skema clock
multiplier (seri i486DX2
dan iDX4), tanpa
tambahan instruksi
baru. Karena
permintaan publik
untuk prosesor murah,
maka Intel
meluncurkan seri
i80486SX yang tak lain
adalah prosesor
i80486DX yang sirkuit
FPU-nya telah
disabled . Seperti yang
seharusnya, seri
i80486DX memiliki
kompatibilitas penuh
dengan set instruksi
chip-chip seri
sebelumnya.
AMD dan Cyrix
kemudian membeli
rancangan prosesor
i80386 dan i80486DX
untuk membuat
prosesor Intel-
compatible, dan
mereka terbukti
sangat berhasil.
Pendapat saya inilah
yang disebut proses
‘cloning’, sama seperti
cerita NEC V20 dan
V30. AMD dan Cyrix
tidak melakukan
proses perancangan
vertikal (berdasarkan
sebuah chip seri
sebelumnya),
melainkan berdasarkan
rancangan chip yang
sudah ada untuk
membuat chip yang
sekelas.
Tahun 1993, dan Intel
meluncurkan prosesor
Pentium.
Peningkatannya
terhadap i80486:
struktur PGA yang
lebih besar (kecepatan
yang lebih tinggi , dan
pipelining, TANPA
instruksi baru. Tidak
ada yang spesial dari
chip ini, hanya fakta
bahwa standar VLB
yang dibuat untuk
i80486 tidak cocok
(bukan tidak
kompatibel) sehingga
para pembuat chipset
terpaksa melakukan
rancang ulang untuk
mendukung PCI. Intel
menggunakan istilah
Pentium untuk
meng”hambat”
saingannya. Sejak
Pentium ini para
cloner mulai “rontok”
tinggal AMD, Cyrix .
Intel menggunakan
istilah Pentium karena
Intel kalah di
pengadilan paten.
alasannya angka tidak
bisa dijadikan paten,
karena itu intel
mengeluarkan Pentium
menggunakan TM.
AMD + Cyrix tidak
ingin tertinggal,
mereka mengeluarkan
standar Pentium
Rating (PR)
sebelumnya ditahun 92
intel sempat
berkolaborasi degan
Sun, namun gagal dan
Intel sempat dituntut
oleh Sun karena
dituduh menjiplak
rancangan Sun. Sejak
Pentium, Intel telah
menerapkan
kemampuan Pipelining
yang biasanya cuman
ada diprocessor RISC
(RISC spt SunSparc).
Vesa Local Bus yang
32bit adalah
pengembangan dari
arsitektur ISA 16bit
menggunakan clock
yang tetap karena
memiliki clock
generator sendiri
(biasanya >33Mhz)
sedangkan arsitektur
PCI adalah arsitektur
baru yang kecepatan
clocknya mengikuti
kecepatan clock
Processor (biasanya
kecepatannya separuh
kecepatan processor)..
jadi Card VGA PCI
kecepatannya relatif
tidak akan sama di
frekuensi MHz
processor yang
berbeda alias makin
cepat MHz processor,
makin cepat PCI-nya
Tahun 1995,
kemunculan Pentium
Pro. Inovasi
disatukannya cache
memori ke dalam
prosesor menuntut
dibuatnya socket 8 .
Pin-pin prosesor ini
terbagi 2 grup: 1 grup
untuk cache memori,
dan 1 grup lagi untuk
prosesornya sendiri,
yang tak lebih dari
pin-pin Pentium yang
diubah susunannya .
Desain prosesor ini
memungkinkan
keefisienan yang lebih
tinggi saat menangani
instruksi 32-bit, namun
jika ada instruksi 16-
bit muncul dalam
siklus instruksi 32-bit,
maka prosesor akan
melakukan
pengosongan cache
sehingga proses
eksekusi berjalan
lambat. Cuma ada 1
instruksi yang
ditambahkan: CMOV
(Conditional MOVe) .
Tahun 1996, prosesor
Pentium MMX.
Sebenarnya tidak lebih
dari sebuah Pentium
dengan unit tambahan
dan set instruksi
tambahan, yaitu MMX.
Intel sampai sekarang
masih belum
memberikan definisi
yang jelas mengenai
istilah MMX. Multi
Media eXtension
adalah istilah yang
digunakan AMD . Ada
suatu keterbatasan
desain pada chip ini:
karena modul MMX
hanya ditambahkan
begitu saja ke dalam
rancangan Pentium
tanpa rancang ulang,
Intel terpaksa
membuat unit MMX
dan FPU melakukan
sharing, dalam arti
saat FPU aktif MMX
non-aktif, dan
sebaliknya. Sehingga
Pentium MMX dalam
mode MMX tidak
kompatibel dengan
Pentium.
Bagaimana dengan AMD K5? AMD
K5-PR75 sebenarnya adalah sebuah
‘clone’ i80486DX dengan kecepatan
internal 133MHz dan clock bus
33MHz . Spesifikasi Pentium yang
didapat AMD saat merancang K5
versi-versi selanjutnya dan Cyrix saat
merancang 6×86 hanyalah terbatas
pada spesifikasi pin-pin Pentium.
Mereka tidak diberi akses ke desain
aslinya. Bahkan IBM tidak mampu
membuat Intel bergeming (Cyrix,
mempunyai kontrak terikat dengan
IBM sampai tahun 2005)Mengenai
rancangan AMD K6, tahukah anda
bahwa K6 sebenarnya adalah
rancangan milik NexGen ? Sewaktu
Intel menyatakan membuat unit MMX,
AMD mencari rancangan MMX dan
menambahkannya ke K6. Sayangnya
spesifikasi MMX yang didapat AMD
sepertinya bukan yang digunakan
Intel, sebab terbukti K6 memiliki
banyak ketidakkompatibilitas instruksi
MMX dengan Pentium MMX.
Tahun 1997, Intel
meluncurkan Pentium
II, Pentium Pro dengan
teknologi MMX yang
memiliki 2 inovasi:
cache memori tidak
menjadi 1 dengan inti
prosesor seperti
Pentium Pro , namun
berada di luar inti
namun berfungsi
dengan kecepatan
processor. Inovasi
inilah yang
menyebabkan
hilangnya kekurangan
Pentium Pro (masalah
pengosongan cache)
Inovasi kedua, yaitu
SEC (Single Edge
Cartidge), Kenapa?
Karena kita dapat
memasang prosesor
Pentium Pro di slot
SEC dengan bantuan
adapter khusus.
Tambahan : karena
cache L2 onprocessor,
maka kecepatan cache
= kecepatan
processor, sedangkan
karena PII cachenya
di”luar” (menggunakan
processor module),
maka kecepatannya
setengah dari
kecepatan processor.
Disebutkan juga
penggunaan Slot 1
pada PII karena
beberapa alasan :
Pertama, memperlebar jalur data (kaki
banyak – Juga jadi alasan Socket 8),
pemrosesan pada PPro dan PII dapat
paralel. Karena itu sebetulnya Slot 1
lebih punya kekuatan di
Multithreading / Multiple Processor.
( sayangnya O/S belum banyak
mendukung, benchmark PII dual
processorpun oleh ZDBench lebih
banyak dilakukan via Win95
ketimbang via NT)Kedua,
memungkinkan upgrader Slot 1 tanpa
memakan banyak space di
Motherboard sebab bila tidak ZIF
socket 9 , bisa seluas Form Factor
(MB)nya sendiri konsep hemat space
ini sejak 8088 juga sudah
ada .Mengapa keluar juga spesifikasi
SIMM di 286? beberapa diantaranya
adalah efisiensi tempat dan
penyederhanaan bentuk.
Ketiga, memungkinkan penggunaan
cache module yang lebih efisien dan
dengan speed tinggi seimbang
dengan speed processor dan lagi-lagi
tanpa banyak makan tempat, tidak
seperti AMD / Cyrix yang “terpaksa”
mendobel L1 cachenya untuk
menyaingi speed PII (karena L2-nya
lambat) sehingga kesimpulannya AMD
K6 dan Cyrix 6×86 bukan cepat di
processor melainkan cepat di hit
cache! Sebab dengan spec Socket7
kecepatan L2 cache akan terbatas
hanya secepat bus data / makin
lambat bila bus datanya sedang sibuk,
padahal PII direncanakan beroperasi
pada 100MHz (bukan 66MHz lagi).
Point inilah salah satu alasan kenapa
intel mengganti chipset dari 430 ke
440 yang berarti juga harus mengganti
Motherboard.

Sabtu, 15 November 2014

Istilah cassing

Casing adalah kotak atau rumah
yang berisi komponen-
komponen mainboard dan
peripheral lainnya. Wadah ini
digunakan sebagai tempat
melindungi mainboard dan
perangkat keras lainnya dari
benturan-benturan yang bisa
mengakibatkan kerusakan
langsung, dengan casing
komponen komputer kita akan
terlindungi baik hal kecil
maupun besar. Adapun fungsi
casing adalah sebagai berikut :
1. Melindungi berbagai
komponen didalamnya dari
debu, panas matahari, air dan
kotoran lainnya pada saat
bekerja.
2. Hampir semua peripheral
menggunakan casing sebagai
tempat dudukannya.
3. Exhaus Fan yang berfungsi
sebagai pendingin
ruanganpun,menggunakan
casing sebagai tempat
beroperasi mengatur suhu
didalam CPU.
4. Casing PC yang juga amat
penting ialah sebagai tempat
dudukan tombol-tombol atau
lampu-lampu. Contohnya
Tombol Power pada CPU.
5. Casing juga mempunyai tugas
penting yaitu sebagai
kediaman (rumah mainboard)
power supply yang
memberikan tugas buat
semua komponen.

Istilah ROM

Read-only Memory ) adalah istilah
untuk media penyimpanan data
pada komputer. ROM ini adalah
salah satu memori yang ada dalam
computer. ROM ini sifatnya
permanen, artinya program / data
yang disimpan di dalam ROM ini
tidak mudah hilang atau berubah
walau aliran listrik di matikan.
Menyimpan data pada ROM tidak
dapat dilakukan dengan mudah,
namun membaca data dari ROM
dapat dilakukan dengan mudah.
Biasanya program / data yang ada
dalam ROM ini diisi oleh pabrik
yang membuatnya. Oleh karena sifat
ini, ROM biasa digunakan untuk
menyimpan firmware ( piranti lunak
yang berhubungan erat dengan
piranti keras).
Salah satu contoh ROM adalah ROM
BIOS yang berisi program dasar
system komputer yang mengatur /
menyiapkan semua peralatan /
komponen yang ada dalam
komputer saat komputer
dihidupkan.
ROM modern didapati dalam bentuk
IC , persis seperti medium
penyimpanan/memori lainnya
seperti RAM. Untuk membedakannya
perlu membaca teks yang tertera
pada IC-nya. Biasanya dimulai
dengan nomer 27xxx, angka 27
menunjukkan jenis ROM , xxx
menunjukkan kapasitas dalam kilo
bit.
Contoh ROM BIOS
Mask ROM
Data pada ROM dimasukkan
langsung melalui mask pada saat
perakitan chip. Hal ini membuatnya
sangat ekonomis terutama jika kita
memproduksi dalam jumlah banyak.
Namun hal ini juga menjadi sangat
mahal karena tidak fleksibel. Sebuah
perubahan walaupun hanya satu bit
membutuhkan mask baru yang tentu
saja tidak murah. Karena tidak
fleksibel maka jarang ada yang
menggunakannya lagi.
Aplikasi lain yang mirip dengan
ROM adalah CD-ROM prerecorded
yang familiar dengan kita, salah
satunya CD musik. Berbeda dengan
pendapat banyak orang bahwa CD-
ROM ditulis dengan laser ,
kenyataannya data pada CD-ROM
lebih tepatnya dicetak pada piringan
plastik.
Jenis-jenis ROM
Mask ROM
PROM
EPROM
EEPROM
Flash Memory
CD-ROM

Istilah RAM

RAM adalah memori
akses acak. Jika terasa aneh, anda
tidak keliru, karena pengertian RAM
yang barusan adalah diterjemahkan
secara bebas dari singkatan RAM itu
sendiri. RAM adalah singkatan dari
Random Access Memory. Fungsi RAM
secara sederhana adalah sebagai
media simpan sementara yang
digunakan hanya saat computer
menyala. Dalam artikel sebelumnya
mengenai memori kita sudah
membahas secara sekilas bahwa
RAM adalah termasuk memori yang
bersifat sementara / temporer.
Fungsi RAM berguna untuk
mempercepat proses kinerja
computer.
Mungkin anda bertanya-tanya,
Bagaimana memory RAM membantu
mempercepat kinerja computer?
Jawabannya adalah karena RAM
menyediakan ruang penyimpanan
sementara bagi computer untuk
menyimpan data -data yang mudah
diambil sehingga dapat
mempercepat proses loading data
dan program yang sering diakses.
Mungkin anda bertanya-tanya,
mengapa pada RAM ada kata
‘Random’ ( acak) nya? Apanya yang
acak?
Penjelasannya adalah karena data di
RAM dapat diakses secara acak di
lokasi manapun. Dengan demikian,
ketika sistem komputer mengakses
data dari RAM lebih cepat daripada
mengakses data dari Hard disk
Drive. Oleh karenanya jumlah RAM
yang banyak akan mempercepat
kinerja computer. Semakin besar
kapasitas RAM , kemampuan daya
tampung data temporer ini semakin
banyak, maka kecepatan computer
secara keseluruhan pun meningkat.
Apalagi, kecepatan RAM
dibandingkan HDD sangat jauh.
Gampangannya begini, satuan
pengukurannya saja beda. Kecepatan
akses dari HDD diukur dengan
milidetik, sementara kecepatan
akses RAM diukur dengan satuan
nanodetik, sepermilyar detik.
Sehingga, keberadaan RAM akan
mempercepat kinerja komputer
dalam memproses data atau
perintah tertentu.
Bentuk RAM secara fisik adalah
rangkaian elektronik semacam chip.
Untuk memasang RAM ke komputer
adalah dengan memasukannya ke
bagian slot RAM (ada yang
menyebut sebagai bank) di
motherboard / mainboard. Jenis slot
RAM ini berbeda-beda tergantung
pada jenis RAM-nya.
Jenis – Jenis RAM
Jenis-jenis RAM atau macam-macam
RAM ada beberapa. Hal ini sama
seperti komponen-komponen di
komputer lainnya yang juga
mempunyai banyak tipe dan versi.
Jenis-jenis RAM atau macam-macam
tersebut antara lain sebagai berikut:
1. EDO RAM
EDO RAM adalah singkatan dari
Extended data out random access
memory. Ini merupakan jenis RAM
yang banyak digunakan pada
generasi komputer Pentium 100
dengan kecepatan clock 50 MHZ.
Jumlah pin EDO RAM adalah 72 pin /
kaki.
2. SDRAM
SDRAM adalah singkatan dari
Synchronous Dynamic Random
Acceess Memory. SDRAM adalah
tipe RAM yang memiliki
kemampuan untuk ‘balancing’
kecepatan clock processor. Jika
kecepatan clock RAM dan processor
sama, maka sistem komputer akan
berjalan seimbang karena aliran
data diantara keduanya berjalan
lancar. Jumlah pin SDRAM adalah
168 pin. Jenis RAM ini banyak
digunakan pada generasi Pentium II
dan III.
3. DDR RAM
DDR RAM adalah singkatan dari
Double Data Rate Random Access
Memory. DDR RAM biasa disebut
dengan sebutan DDR saja atau daya
dong rendah atau deodoran . Jenis
RAM ini merupakan teknologi
lanjutan dari SDRAM. Jumlah pin
DDR RAM adalah 184 pin, namun
begitu, ada pula sumber yang
menyebutkan bahwa DDR ini
memiliki beberapa variasi yang
terkadang memang membingungkan
user. Varian DDR ini dibedakan
berdasarkan jumlah pin-nya, yakni;
100 pin
172 pin
184 pin
200 pin
4. DDR2 RAM
DDR2 RAM adalah singkatan dari
Doubel Data Rate generation 2
Random Access Memory. Biasa
disebut sebagai DDR2 saja.Jumlah
pin DDR2 yang paling lazim
dijumpai adalah 240 pin. Meskipun
begitu ada pula yang memiliki 200
dan 244 pin. DDR2 mulai digunakan
pada generasi pentium D, Dual Core
dan Core 2 Duo.
Keunggulan dari DDR2 bukanlah
terletak pada kecepatannya, Sebuah
sumber mengatakan bahwa kita bisa
menjalankan DDR2 dengan
kecepatan yang lebih rendah namun
dengan performa yang lebih baik
dibandingkan DDR sehingga
konsumsi daya lebih hemat dan
tidak cepat panas.
5. DDR3 RAM
DDR3 RAM adalah singkatan dari
Doubel Data Rate generation 3
Random Access Memory. Biasa
disebut sebagai DDR3 saja. Jenis
RAM ini merupakan kelanjutan
DDR2. Kecepatan clock DD3 adalah 2
kali dari DDR2. DDR3 banyak
digunakan pada generasi pentium
Core 2 Quad dan Core i7.
6. RDRAM
RDRAM adalah singkatan dari
Rambus Dynamic Random Access
Memory.Tipe RAM ini menggunakan
teknologi yang dikembangkan oleh
perusahaan Rambus dengan
kemampuan pengolahan yang
berbeda dengan SDRAM dan DDR
RAM. RDRAM menggunakan
penutup alumunium yang berguna
untuk melindungi dari panas yang
berlebihan. Jumlah pin RDRAM
adalah 184 pin. Beberapa sumber
menyebutkan bahwa RDRAM sudah
jarang digunakan karena harganya
yang mahal dan kemampuanya
sudah disamai oleh DDR dan DDR2.
7. SODIMM RAM
SODIMM RAM adalah singkatan dari
Small Outline Dual Inline Memory
Module Random Access Memory.
Jenis memori ini digunakan untuk
memori notebook atau memori
laptop . SODIMM RAM memiliki
bentuk yang lebih kecil
dibandingkan DDR/DDR2 dan
konsumsi daya yang juga
rendah.Jumlah pin SODIMM RAM
ada 2 macam, yakni 72 pin dan 144
pin. Pada dasarnya, teknologi
SODIMM RAM dengan DDR/DDR2
adalah sama. Yang membedakan
hanyalah ukurannya yang lebih
kecil.
Untuk menentukan kebutuhan RAM
di komputer, kita perlu mengetahui
terlebih dahulu spesifikasi RAM
yang ada di motherboard /
motherboard kita. ini dapat kita
lihat langsung slotnya, atau
membaca buku panduan / manual
ketika membeli mainboard /
motherboard. Misalnya:
4×184-pin DDR PC-2100, Max 4 GB
3×184-pin DDR PC-3200, Max 3 Gb
Di contoh pertama berarti
motherboard bisa mengakomodasi 4
chip dengan jenis DDR dengan
variasi kecepatan PC-2100 dan
totalnya maksimal 4GB. Di contoh
kedua, jumlah maksimal 3 chip,
dengan tipe PC-3200 dengan jumlah
total maksimal 3GB.
Keunggulan lain dari tipe DDR atau
DDR2 adalah sifatnya yang
kompatibel dengan kecepatan di
bawahnya, selama jumlah pinnya
sama. Misalnya Anda punya
PC-2700, Anda bias memasukkannya
ke PC-2100 selama jumlah pin-nya
cocok. Namun PC-2700 tidak akan
kompatibel dengan PC-2100.
Beberapa informasi yang saya
himpun menyebutkan bahwa jumlah
keeping chip RAM yang ideal untuk
sebuah komputer adalah sesuai
dengan keterangan yang tertera
pada buku manual. Karena jika kita
memberi memory lebih dari yang
disarankan, ini bisa membuat
komputer error. Kalaupun tidak
error, komputer akan membacanya
sebatas jumlah yang disarankan.
Tentu pemasangan RAM seperti ini
dalah hal yang mubadzir.
Selain itu ada batasan pemasangan
RAM dalam hal sistem operasi yang
digunakan. Misalnya untuk
Windows XP maksimal adalah 4GB.
Sedangkan untuk Windows 7,
variasi RAM adalah seperti berikut:
Starter = 8 GB maksimal
Home Basic = 8 GB maksimal
Home Premium = 16 GB maksimal
Professional = 192 GB maksimal
Enterprise= 192 GB maksimal
Ultimate = 192GB maksimal
Dengan demikian harapannya kita
bisa tidak bingung lagi ketika
membeli RAM untuk kebutuhan
komputer kita. Dan tentunya selain
itu juga kita jadi lebih mengerti
mengenai pengertian RAM yang
sudah kita bahas panjang lebar
diatas.

Istilah BIOS

BIOS
BIOS , singkatan dari B asic Input
O utput System, dalam sistem
komputer IBM PC atau
kompatibelnya (komputer yang
berbasis keluarga prosesor Intel
x86) merujuk kepada kumpulan
rutin perangkat lunak yang mampu
melakukan hal-hal berikut:
1. Inisialisasi (penyalaan) serta
pengujian terhadap perangkat keras
(dalam proses yang disebut dengan
Power On Self Test , POST)
2. Memuat dan menjalankan sistem
operasi
3. Mengatur beberapa konfigurasi
dasar dalam komputer (tanggal,
waktu, konfigurasi media
penyimpanan, konfigurasi proses
booting, kinerja, serta kestabilan
komputer)
4. Membantu sistem operasi dan
aplikasi dalam proses pengaturan
perangkat keras dengan
menggunakan BIOS Runtime
Services.
BIOS menyediakan antarmuka
komunikasi tingkat rendah, dan
dapat mengendalikan banyak jenis
perangkat keras (seperti keyboard).
Karena kedekatannya dengan
perangkat keras, BIOS umumnya
dibuat dengan menggunakan
bahasa rakitan ( assembly) yang
digunakan oleh mesin yang
bersangkutan.
Istilah BIOS pertama kali muncul
dalam sistem operasi CP/M , yang
merupakan bagian dari CP/M yang
dimuat pada saat proses booting
dimulai yang berhadapan secara
langsung dengan perangkat keras
(beberapa mesin yang menjalankan
CP/M memiliki boot loader
sederhana dalam ROM). Kebanyakan
versi DOS memiliki sebuah berkas
yang disebut "IBMBIO.COM" ( IBM
PC-DOS ) atau "IO.SYS" ( MS-DOS )
yang berfungsi sama seperti halnya
CP/M disk BIOS.
Kata BIOS juga dapat diartikan
sebagai "kehidupan" dalam tulisan
Yunani (Βίος).
Komponen BIOS
Dalam BIOS, terdapat beberapa
komponen dasar, yakni sebagai
berikut:
Contoh dari CMOS Setup
(Phoenix BIOS)
Program BIOS Setup yang
memungkinkan pengguna untuk
mengubah konfigurasi komputer
(tipe harddisk, disk drive,
manajemen daya listrik, kinerja
komputer, dll) sesuai keinginan.
BIOS menyembunyikan detail-detail
cara pengaksesan perangkat keras
yang cukup rumit apabila dilakukan
secara langsung.
Driver untuk perangkat-perangkat
keras dasar, seperti video adapter ,
perangkat input , prosesor , dan
beberapa perangkat lainnya untuk
sistem operasi dasar 16-bit (dalam
hal ini adalah keluarga DOS ).
Program bootstraper utama yang
memungkinkan komputer dapat
melakukan proses booting ke dalam
sistem operasi yang terpasang.

Ustilah CRT

CRT (Cathode Ray tube)
CRT (Cathode Ray tube) atau dalam
bahasa Indonesianya tabung sinar
katoda adalah jenis display yang
paling tua dan paling banyak
dipakai oleh masyarakat. Awalnya
CRT ditemukan oleh Ahli fisika
Jerman Ferdinand Braun tahun 1897
sehingga dikenal sebagai “ Braun
Tube ”.
CRT adalah suatu tabung ruang
hampa yang berisi suatu senapan
elektron ( Electron guns ) dan suatu
elemen pemanas ( heater), yang
berfungsi untuk mempercepat dan
membelokkan berkas elektron
(Electron beams ). Hal ini
dikarenakan di dalam ruang hampa
yang panas, berkas elektron mudah
untuk bergerak dari katoda menuju
ke anoda.
Monitor CRT merupakan monitor
generasi kedua dari monitor
komputer yang merupakan generasi
pertama dari monitor komputer
pada jaman modern.
Saat ini minat terhadap monitor CRT
sudah mulai ditinggalkan meskipun
monitor CRT tetap diproduksi.
Alasan mengapa pengguna mulai
meninggalkan monitor CRT adalah
dikarenakan oleh bentuknya yang
besar dan berat sehingga
memerlukan ruang ekstra untuk
menempatkan monitor ini.
Pengertian monitor CRT secara
umum adalah ‘monitor cembung’
atau ‘monitor tabung’.
Kelebihan Monitor CRT :
- Harga relatif lebih murah
- Warna lebih akurat dan tajam
- Resolusi monitor fleksibel
- Perawatan mudah
- Bebas dead pixel, ghosting dan
viewing angle
Kekurangan Monitor CRT :
- Konsumsi listrik yang lebih besar
- Merusak mata
- Sinar radiasi yang berakibat
kurang baik untuk manusia, baik
otak, mata dan sel rambut
- Bergantung pada refreshrate
- Rentan distorsi , glare dan flicker
- Dimensi yang besar dan berat
sehingga memakan banyak ruang

Istilah LCD

    LCD (Liquid Crystal Display)
Monitor LCD (Liquid Crystal Display)
adalah monitor yang di susun
dengan menggunkan “cairan
cristal”. LCD merupakan Sebuah
teknologi layar digital yang
menghasilkan citra pada sebuah
permukaan yang rata (flat) dengan
memberi sinar pada kristal cair dan
filter berwarna, yang mempunyai
struktur molekul polar, diapit antara
dua elektroda yang transparan.
Teknologi yang ditemukan semenjak
tahun 1888 ini, merupakan
pengolahan kristal cair berisi cairan
kimia, dimana molekul-molekulnya
dapat diatur sedemikian rupa bila
diberi medan elektrik seperti
molekul-molekul metal bila diberi
medan magnet. Bila diatur dengan
benar, sinar dapat melewati kristal
cair tersebut.
Cara kerja monitor LCD yakni kristal
cair di dalamnya disusun seperti
sandwich antara potongan kaca
terpolarisasi. Lampu neon
dibelakang panel memancarkan
cahaya yang melewati substrat
pertama. Muatan listrik membuat
sel-sel kristal menyelaraskan nada
yang berbeda memungkinkan
cahaya untuk lulus melalui substrat
kedua. Hasilnya adalah warna yang
menakjubkan yang ditampilkan pada
layar, jadi tidak ada tabung katoda,
tidak ada lagi radiasi, tidak ada
lebih banyak kepala atau sakit mata.
Kelebihan monitor LCD adalah
minimnya konsumsi energi yang
digunakan juga memiliki kontras
gambar yang lebih tajam
dibandingkan dengan CRT.
Pengertian monitor LCD merujuk
kepada penggunaan varian pixels
(titik warna cahaya) yang tidak
memancarkan cahayanya sendiri
seperti halnya monitor CRT. Pada
teknologi LCD sumber cahaya
berasal dari lampu neon berwarna
putih yang tersusun secara merata
pada bagian belakang susunan pixel
(kristal cair) tadi yang jumlahnya
mencapai jutaan piksel hingga
membentuk sebuah gambar. Kutub
kristal cair yang dilewati oleh arus
listrik akan berubah karena
pengaruh polarisasi medan
magnetik yang timbul dan oleh
karenanya akan hanya membiarkan
beberapa warna diteruskan
sedangkan warna lainnya tersaring.
Kelebihan Monitor LCD :
- Kualitas gambar lebih jernih dan
tajam
- Menghasilkan warna yang lebih
realistis
- Sinar yang dipancarkan oleh LCD
tidak melelahkan mata
- Konsumsi listrik lebih hemat
- Pengaturan display user frendly
(mudah)
- Dimensi yang tipis dan ringan
sehingga menghemat ruang
- Teknologi anti glare (tanpa
bayangan)
- Tidak ada radiasi yang
dipancarkan
Kekurangan Monitor LCD :
- Layar LCD cenderung lebih
sensitif
- Viewing angle terbatas, colour
depth terbatas dan gradasi warna
kurang
- Tampilan gambar baik hanya di
resolusi nativenya
- Response time dan ghosting
- Harga lebih mahal, perlu
perawatan ekstra hati-hati dan dead
pixel

Istilah AGP

AGP (Accelerated Graphics Port)
adalah sebuah bus yang
dikhususkan sebagai bus
pendukung kartu grafis berkinerja
tinggi, menggantikan bus ISA, bus
VESA atau bus PCI yang
sebelumnya digunakan.
AGP pertama kali
dibuat oleh Intel
dalam seri chipset
Intel 440 pada Juli
tahun 1996.
Sebenarnya AGP
dibuat berdasarkan
bus PCI, tapi
memiliki beberapa
kemampuan yang
lebih baik. Selain itu,
secara fisik, logis
dan secara
elektronik.
AGP bersifat
independen dari PCI.
Tidak seperti bus PCI
yang dalam sebuah
sistem bisa terdapat
beberapa slot, dalam
sebuah sistem,
hanya boleh terdapat
satu buah slot AGP
saja.

Istilah ISA

     Instruction Set Architecture
     (ISA)
Set Instruksi
Set Instruksi(bahasa Inggris:
Instruction Set, atau Instruction Set
Architecture (ISA)) didefinisikan
sebagai :
Suatu aspek dalam arsitektur
komputer yang dapat dilihat oleh
para pemrogram. Secara umum, ISA
ini mencakup jenis data yang
didukung, jenis instruksi yang
dipakai, jenis register, mode
pengalamatan, arsitektur memori,
penanganan interupsi, eksepsi, dan
operasi I/O eksternalnya (jika ada).
ISA merupakan sebuah spesifikasi
dari kumpulan semua kode-kode
biner (opcode)yang
diimplementasikan dalam bentuk
aslinya (native form) dalam sebuah
desain prosesor tertentu. Kumpulan
opcode tersebut, umumnya disebut
sebagai bahasa mesin (machine
language) untuk ISA yang
bersangkutan. ISA yang populer
digunakan adalah set instruksi
untuk chip Intel x86, IA-64, IBM
PowerPC, Motorola 68000, Sun
SPARC, DEC Alpha, dan lain-lain.
ISA kadang-kadang digunakan untuk
membedakan kumpulan karakteristik
yang disebut di atas dengan
mikroarsitektur prosesor, yang
merupakan kumpulan teknik desain
prosesor untuk
mengimplementasikan set instruksi
(mencakup microcode, pipeline,
sistem cache, manajemen daya, dan
lainnya). Komputer-komputer
dengan mikroarsitektur berbeda
dapat saling berbagi set instruksi
yang sama. Sebagai contoh,
prosesor Intel Pentium dan prosesor
AMD Athlon mengimplementasikan
versi yang hampir identik dari set
instruksi Intel x86, tetapi jika
ditinjau dari desain internalnya,
perbedaannya sangat radikal.
Konsep ini dapat diperluas untuk
ISA-ISA yang unik seperti TIMI yang
terdapat dalam IBM System/38 dan
IBM IAS/400. TIMI merupakan
sebuah ISA yang diimplementasikan
sebagai perangkat lunak level
rendah yang berfungsi sebagai
mesin virtual. TIMI didesain untuk
meningkatkan masa hidup sebuah
platform dan aplikasi yang ditulis
untuknya, sehingga mengizinkan
platform tersebut agar dapat
dipindahkan ke perangkat keras
yang sama sekali berbeda tanpa
harus memodifikasi perangkat lunak
(kecuali yang berkaitan dengan
TIMI). Hal ini membuat IBM dapat
memindahkan platform AS/400 dari
arsitektur mikroprosesor CISC ke
arsitektur mikroprosesor POWER
tanpa harus menulis ulang bagian-
bagian dari dalam sistem operasi
atau perangkat lunak yang
diasosiasikan dengannya. Ketika
mendesain mikroarsitektur, para
desainer menggunakan Register
Transfer Language (RTL) untuk
mendefinisikan operasi dari setiap
instruksi yang terdapat dalam ISA.
Sebuah ISA juga dapat diemulasikan
dalam bentuk perangkat
lunak oleh sebuah interpreter.
Karena terjadi translasi tambahan
yang dibutuhkan untuk melakukan
emulasi, hal ini memang
menjadikannya lebih lambat jika
dibandingkan dengan menjalankan
program secara langsung di atas
perangkat keras yang
mengimplementasikan ISA tersebut.
Akhir-akhir ini, banyak vendor ISA
atau mikroarsitektur yang baru
membuat perangkat lunak emulator
yang dapat digunakan oleh para
pengembang perangkat lunak
sebelum implementasi dalam bentuk
perangkat keras dirilis oleh vendor.
Daftar ISA di bawah ini tidak dapat
dikatakan komprehensif, mengingat
banyaknya arsitektur lama yang
tidak digunakan lagi saat ini atau
adanya ISA yang baru dibuat oleh
para desainer.
ISA
yang diimplementasikan dalam
bentuk perangkat keras :
* Alpha AXP (DEC Alpha)
* ARM (Acorn RISC Machine)
(Advanced RISC Machine now ARM
Ltd)
* IA-64 (Itanium/Itanium 2)
* MIPS
* Motorola 68k
* PA-RISC (HP Precision
Architecture)
* IBM POWER
* IBM PowerPC
* SPARC
* SuperH (Hitachi)
* System/360
* Tricore (Infineon)
* Transputer (STMicroelectronics)
* VAX (Digital Equipment
Corporation)
* x86 (IA-32, Pentium, Athlon)
(AMD64, EM64T)

Istilah ISA

     Instruction Set Architecture
     (ISA)
Set Instruksi
Set Instruksi(bahasa Inggris:
Instruction Set, atau Instruction Set
Architecture (ISA)) didefinisikan
sebagai :
Suatu aspek dalam arsitektur
komputer yang dapat dilihat oleh
para pemrogram. Secara umum, ISA
ini mencakup jenis data yang
didukung, jenis instruksi yang
dipakai, jenis register, mode
pengalamatan, arsitektur memori,
penanganan interupsi, eksepsi, dan
operasi I/O eksternalnya (jika ada).
ISA merupakan sebuah spesifikasi
dari kumpulan semua kode-kode
biner (opcode)yang
diimplementasikan dalam bentuk
aslinya (native form) dalam sebuah
desain prosesor tertentu. Kumpulan
opcode tersebut, umumnya disebut
sebagai bahasa mesin (machine
language) untuk ISA yang
bersangkutan. ISA yang populer
digunakan adalah set instruksi
untuk chip Intel x86, IA-64, IBM
PowerPC, Motorola 68000, Sun
SPARC, DEC Alpha, dan lain-lain.
ISA kadang-kadang digunakan untuk
membedakan kumpulan karakteristik
yang disebut di atas dengan
mikroarsitektur prosesor, yang
merupakan kumpulan teknik desain
prosesor untuk
mengimplementasikan set instruksi
(mencakup microcode, pipeline,
sistem cache, manajemen daya, dan
lainnya). Komputer-komputer
dengan mikroarsitektur berbeda
dapat saling berbagi set instruksi
yang sama. Sebagai contoh,
prosesor Intel Pentium dan prosesor
AMD Athlon mengimplementasikan
versi yang hampir identik dari set
instruksi Intel x86, tetapi jika
ditinjau dari desain internalnya,
perbedaannya sangat radikal.
Konsep ini dapat diperluas untuk
ISA-ISA yang unik seperti TIMI yang
terdapat dalam IBM System/38 dan
IBM IAS/400. TIMI merupakan
sebuah ISA yang diimplementasikan
sebagai perangkat lunak level
rendah yang berfungsi sebagai
mesin virtual. TIMI didesain untuk
meningkatkan masa hidup sebuah
platform dan aplikasi yang ditulis
untuknya, sehingga mengizinkan
platform tersebut agar dapat
dipindahkan ke perangkat keras
yang sama sekali berbeda tanpa
harus memodifikasi perangkat lunak
(kecuali yang berkaitan dengan
TIMI). Hal ini membuat IBM dapat
memindahkan platform AS/400 dari
arsitektur mikroprosesor CISC ke
arsitektur mikroprosesor POWER
tanpa harus menulis ulang bagian-
bagian dari dalam sistem operasi
atau perangkat lunak yang
diasosiasikan dengannya. Ketika
mendesain mikroarsitektur, para
desainer menggunakan Register
Transfer Language (RTL) untuk
mendefinisikan operasi dari setiap
instruksi yang terdapat dalam ISA.
Sebuah ISA juga dapat diemulasikan
dalam bentuk perangkat
lunak oleh sebuah interpreter.
Karena terjadi translasi tambahan
yang dibutuhkan untuk melakukan
emulasi, hal ini memang
menjadikannya lebih lambat jika
dibandingkan dengan menjalankan
program secara langsung di atas
perangkat keras yang
mengimplementasikan ISA tersebut.
Akhir-akhir ini, banyak vendor ISA
atau mikroarsitektur yang baru
membuat perangkat lunak emulator
yang dapat digunakan oleh para
pengembang perangkat lunak
sebelum implementasi dalam bentuk
perangkat keras dirilis oleh vendor.
Daftar ISA di bawah ini tidak dapat
dikatakan komprehensif, mengingat
banyaknya arsitektur lama yang
tidak digunakan lagi saat ini atau
adanya ISA yang baru dibuat oleh
para desainer.
ISA
yang diimplementasikan dalam
bentuk perangkat keras :
* Alpha AXP (DEC Alpha)
* ARM (Acorn RISC Machine)
(Advanced RISC Machine now ARM
Ltd)
* IA-64 (Itanium/Itanium 2)
* MIPS
* Motorola 68k
* PA-RISC (HP Precision
Architecture)
* IBM POWER
* IBM PowerPC
* SPARC
* SuperH (Hitachi)
* System/360
* Tricore (Infineon)
* Transputer (STMicroelectronics)
* VAX (Digital Equipment
Corporation)
* x86 (IA-32, Pentium, Athlon)
(AMD64, EM64T)

Istilah dari CMOS

                       CMOS
CMOS (cmplementary metal oxide
semiconductor) adalah jenis
teknologi sirkuit terpadu. Istilah ini
sering digunakan untuk merujuk
pada sebuah chip bertenaga baterai
yang ditemukan di banyak komputer
pribadi yang menyimpan beberapa
inform asi dasar, termasuk tanggal
dan waktu dan pengaturan sistem
konfigurasi, yang dibutuhkan oleh
sistem input/output dasar (BIOS)
untuk mengawali komputer
FUNGSI CMOS,
Bateray atau CMOS berfungsi untuk
mengatur waktu yang ada di sebuah
PC bateray bertegangan dari 4,5
sampai 6 volt ini memberi tegangan
untuk chip CMOS dan chip real
timeclock computer non aktif.
Komputer 286/486 memiliki bateray
semacam ini yang terpasang
langsung ke mainboard. Computer
PC yang lebih tua (yang memakai
chip mikroprossesor 8006 atau 8008)
tidak memiliki fungsi clock pada
motherboardnya. Jika ada sebuah
Ekspansion card yang memiliki
fungsi clock yang dipasang pada
computer PC/XT, bateray clock
terletak pada ekspansion card
tersebut. Diagnosa awal apabila
CMOS yang error adalah sebagai
berikut :
Muncul pesan pada layar monitor
bahwa ada permasalahan pada
CMOS ketika menghidupkan
computer kita diperingatkan agar
menekan tombol F2 yang
menenjukan bahwa bateray CMOS
sudah lemah sehingga perlu
diganti.Tidak ada tampilan dilayar
monitor.
Untuk mengatasi hal diatas kita
dapat malakukan perbaikan awal
dengan mengganti CMOS yang baru,
dan apabila pesan tersebut masih
muncul kemungkinan trouble
terletak pada chip CMOS yang
kurang benar , cobalah untuk
memeriksanya kemba
Seperti kita ketahui CMOS
merupakan memory tempat
menyimpan data hardware atau
komponen komputer yang terpasang
di dalamnya, bila CMOS tidak
bekerja dengan normal maka
pengoperasian komputer akan
mengalami gangguan.
Hal-hal yang membuat CMOS tidak
bekerja dengan normal antaralain di
sebabkan :
1. Kemungkinan baterai CMOS telah
lemah, sehingga tidak dapat lagi
mensupord daya pada CMOS
pada saat komputer mati.
2. Kebiasaan pemakaian peralatan
seperti USB Flash Disk, External
Hardisk yang langsung di cabut
tanpa Safely Remove Hardware,
mengakibatkan software yang
terpasang dan di data oleh CMOS
akan tersimpan dan pada saat
komputer di hidupkan lagi CMOS
tidak menemukan data Hardware
tersebut.
3. Kemungkinan akibat serangan
virus yang menyerang regystry
windwos yang berhubungan
dengan CMOS sehingga antara
CMOS dan windows tidak
sinkron.
4. Akibat terlalu seringnya
komputer di matikan tanpa
Shutdown, yang mengakibatkan
system tidak menyimpan setting
CMOS, dan CMOS siap untuk
menyimpan setting komponen
karena dimatiin mendadak.
5. Bila CMOS terganggu maka
pemakaian komputer tidak stabil,
walaupun seluruh komponen
komputer tidak rusak.
Untuk mengatasi hal tersebut anda
harus melakukan perbaikan CMOS
dengan cara membuang semua
memory yang tersetting pada
CMOS. Caranya mengatasinya
adalah:
1. Pastikan PC (Komputer) anda
sudah tidak terhubung ke
jaringan listrik.
2. Buka casing PC anda.
3. Setelah casing PC di buka lihat
pada mother board anda Soket
Jumper dengan tulisan CLR
CMOS (Seperti terlihat pada
gambar diatas, biasanya jumper
setting tersebut dekat baterai
CMOS)
4. Pin 1 dan pin 2 bila di jumper
berarti posisi Normal. cabut
jumper dan pindahkan untuk
menjumper antara pin 2 dan pin
3.
5. Setelah anda jumper pin 2 dan
pin 3, hidupkan PC, dan biarkan
selama setengah menit – satu
menit, kemuidian matikan
kembali.
6. Setelah PC mati, kembalikan lagi
posisi Jumper Setting keposisi
jumper pin 1 dan 2.
7. Hidupkan PC, maka PC akan
meminta anda untuk mensetting
Bios, tekan F1 atau Del
(Tergantung perintah dari jenis
Motherboardnya).
8. Pilih setting Bios ke Optimise
Default system Bios. kemudian
tekan F10 untuk menyimpan ke
memory Bios serta keluar.
9. PC akan Restart kembal dan
Bekerja secara normal.
Bila PC telah bekerja dengan
normal, Shutdown kembali PC, dan
tutup casing PC.

Istilah dari CPU

      Central Processing Unit
( bahasa Inggris : Central Processing
Unit ; CPU ), merujuk kepada
perangkat keras komputer yang
memahami dan melaksanakan
perintah dan data dari perangkat
lunak . Istilah lain, pemroses/
prosesor (processor), sering
digunakan untuk menyebut CPU.
Adapun mikroprosesor adalah CPU
yang diproduksi dalam sirkuit
terpadu , seringkali dalam sebuah
paket sirkuit terpadu -tunggal. Sejak
pertengahan tahun 1970-an ,
mikroprosesor sirkuit terpadu -
tunggal ini telah umum digunakan
dan menjadi aspek penting dalam
penerapan CPU.
Pin mikroprosesor Intel 80486DX2 .
Komponen CPU
Diagram blok sederhana sebuah
CPU.
Komponen CPU terbagi menjadi
beberapa macam, yaitu sebagai
berikut.
Unit kontrol yang mampu
mengatur jalannya program.
Komponen ini sudah pasti terdapat
dalam semua CPU. CPU bertugas
mengontrol komputer sehingga
terjadi sinkronisasi kerja
antarkomponen dalam menjalankan
fungsi-fungsi operasinya. termasuk
dalam tanggung jawab unit kontrol
adalah mengambil intruksi-intruksi
dari memori utama dan menentukan
jenis instruksi tersebut. Bila ada
instruksi untuk perhitungan
aritmatika atau perbandingan
logika, maka unit kendali akan
mengirim instruksi tersebut ke ALU.
Hasil dari pengolahan data dibawa
oleh unit kendali ke memori utama
lagi untuk disimpan, dan pada
saatnya akan disajikan ke alat
output. Dengan demikian tugas dari
unit kendali ini adalah:
Mengatur dan mengendalikan
alat-alat masukan ( input) dan
keluaran ( output).
Mengambil instruksi-instruksi
dari memori utama.
Mengambil data dari memori
utama (jika diperlukan) untuk
diproses.
Mengirim instruksi ke ALU bila
ada perhitungan aritmatika atau
perbandingan logika serta
mengawasi kerja dari ALU.
Menyimpan hasil proses ke
memori utama.
Register merupakan alat
penyimpanan kecil yang mempunyai
kecepatan akses cukup tinggi, yang
digunakan untuk menyimpan data
dan/atau instruksi yang sedang
diproses. Memori ini bersifat
sementara, biasanya digunakan
untuk menyimpan data saat di olah
ataupun data untuk pengolahan
selanjutnya. Secara analogi, register
ini dapat diibaratkan sebagai
ingatan di otak bila kita melakukan
pengolahan data secara manual,
sehingga otak dapat diibaratkan
sebagai CPU, yang berisi ingatan-
ingatan, satuan kendali yang
mengatur seluruh kegiatan tubuh
dan mempunyai tempat untuk
melakukan perhitungan dan
perbandingan logika.
ALU unit yang bertugas untuk
melakukan operasi aritmetika dan
operasi logika berdasar instruksi
yang ditentukan. ALU sering di
sebut mesin bahasa karena bagian
ini ALU terdiri dari dua bagian, yaitu
unit arithmetika dan unit logika
boolean yang masing-masing
memiliki spesifikasi tugas
tersendiri. Tugas utama dari ALU
adalah melakukan semua
perhitungan aritmatika yang terjadi
sesuai dengan instruksi program.
ALU melakukan semua operasi
aritmatika dengan dasar
penjumlahan sehingga sirkuit
elektronik yang digunakan disebut
adder.
Tugas lain dari ALU adalah
melakukan keputusan dari suatu
operasi logika sesuai dengan
instruksi program. Operasi logika
meliputi perbandingan dua operand
dengan menggunakan operator
logika tertentu, yaitu sama dengan
(=), tidak sama dengan (¹ ), kurang
dari (<), kurang atau sama dengan
(£ ), lebih besar dari (>), dan lebih
besar atau sama dengan (³ ).
CPU Interconnections adalah
sistem koneksi dan bus yang
menghubungkan komponen internal
CPU, yaitu ALU, unit kontrol dan
register-register dan juga dengan
bus-bus eksternal CPU yang
menghubungkan dengan sistem
lainnya, seperti memori utama,
piranti masukan /keluaran.
Cara Kerja CPU
Saat data dan/atau instruksi
dimasukkan ke processing-devices,
pertama sekali diletakkan di MAA
(melalui Input-storage); apabila
berbentuk instruksi ditampung oleh
Control Unit di Program- storage ,
namun apabila berbentuk data
ditampung di Working-storage ).
Jika register siap untuk menerima
pengerjaan eksekusi, maka Control
Unit akan mengambil instruksi dari
Program-storage untuk
ditampungkan ke Instruction
Register, sedangkan alamat memori
yang berisikan instruksi tersebut
ditampung di Program Counter.
Sedangkan data diambil oleh
Control Unit dari Working-storage
untuk ditampung di General-
purpose register (dalam hal ini di
Operand-register ). Jika berdasar
instruksi pengerjaan yang dilakukan
adalah arithmatika dan logika, maka
ALU akan mengambil alih operasi
untuk mengerjakan berdasar
instruksi yang ditetapkan. Hasilnya
ditampung di Akumulator. Apabila
hasil pengolahan telah selesai,
maka Control Unit akan mengambil
hasil pengolahan di Accumulator
untuk ditampung kembali ke
Working-storage . Jika pengerjaan
keseluruhan telah selesai, maka
Control Unit akan menjemput hasil
pengolahan dari Working-storage
untuk ditampung ke Output-
storage . Lalu selanjutnya dari
Output-storage , hasil pengolahan
akan ditampilkan ke output-
devices .
Fungsi CPU
CPU berfungsi seperti kalkulator,
hanya saja CPU jauh lebih kuat
daya pemrosesannya. Fungsi utama
dari CPU adalah melakukan operasi
aritmatika dan logika terhadap data
yang diambil dari memori atau dari
informasi yang dimasukkan melalui
beberapa perangkat keras , seperti
papan tombol , pemindai , tuas
kontrol , maupun tetikus. CPU
dikontrol menggunakan sekumpulan
instruksi perangkat lunak komputer.
Perangkat lunak tersebut dapat
dijalankan oleh CPU dengan
membacanya dari media penyimpan,
seperti cakram keras , disket,
cakram padat, maupun pita
perekam. Instruksi-instruksi
tersebut kemudian disimpan
terlebih dahulu pada memori fisik
(MAA), yang mana setiap instruksi
akan diberi alamat unik yang
disebut alamat memori . Selanjutnya,
CPU dapat mengakses data-data
pada MAA dengan menentukan
alamat data yang dikehendaki.
Saat sebuah program dieksekusi,
data mengalir dari RAM ke sebuah
unit yang disebut dengan bus , yang
menghubungkan antara CPU dengan
MAA. Data kemudian didekode
dengan menggunakan unit proses
yang disebut sebagai pendekoder
instruksi yang sanggup
menerjemahkan instruksi. Data
kemudian berjalan ke unit aritmatika
dan logika (ALU) yang melakukan
kalkulasi dan perbandingan. Data
bisa jadi disimpan sementara oleh
ALU dalam sebuah lokasi memori
yang disebut dengan register
supaya dapat diambil kembali
dengan cepat untuk diolah. ALU
dapat melakukan operasi-operasi
tertentu, meliputi penjumlahan,
perkalian, pengurangan, pengujian
kondisi terhadap data dalam
register, hingga mengirimkan hasil
pemrosesannya kembali ke memori
fisik , media penyimpan, atau
register apabila akan mengolah
hasil pemrosesan lagi. Selama
proses ini terjadi, sebuah unit
dalam CPU yang disebut dengan
penghitung program akan
memantau instruksi yang sukses
dijalankan supaya instruksi tersebut
dapat dieksekusi dengan urutan
yang benar dan sesuai.
Percabangan instruksi
Pemrosesan instruksi dalam CPU
dibagi atas dua tahap, Tahap-I
disebut Instruction Fetch,
sedangkan Tahap-II disebut
Instruction Execute. Tahap-I
berisikan pemrosesan CPU dimana
Control Unit mengambil data dan/
atau instruksi dari main-memory ke
register, sedangkan Tahap-II
berisikan pemrosesan CPU dimana
Control Unit menghantarkan data
dan/atau instruksi dari register ke
main-memory untuk ditampung di
MAA, setelah Instruction Fetch
dilakukan. Waktu pada tahap-I
ditambah dengan waktu pada
tahap-II disebut waktu siklus mesin
(machine cycles time).
Penghitung program dalam CPU
umumnya bergerak secara
berurutan. Walaupun demikian,
beberapa instruksi dalam CPU, yang
disebut dengan instruksi lompatan ,
mengizinkan CPU mengakses
instruksi yang terletak bukan pada
urutannya. Hal ini disebut juga
percabangan instruksi ( branching
instruction ). Cabang-cabang
instruksi tersebut dapat berupa
cabang yang bersifat kondisional
(memiliki syarat tertentu) atau non-
kondisional. Sebuah cabang yang
bersifat non-kondisional selalu
berpindah ke sebuah instruksi baru
yang berada di luar aliran instruksi,
sementara sebuah cabang yang
bersifat kondisional akan menguji
terlebih dahulu hasil dari operasi
sebelumnya untuk melihat apakah
cabang instruksi tersebut akan
dieksekusi atau tidak. Data yang
diuji untuk percabangan instruksi
disimpan pada lokasi yang disebut
dengan flag .
Bilangan yang dapat ditangani
Kebanyakan CPU dapat menangani
dua jenis bilangan, yaitu fixed-
point dan floating-point . Bilangan
fixed-point memiliki nilai digit
spesifik pada salah satu titik
desimalnya. Hal ini memang
membatasi jangkauan nilai yang
mungkin untuk angka-angka
tersebut, tetapi hal ini justru dapat
dihitung oleh CPU secara lebih
cepat. Sementara itu, bilangan
floating-point merupakan bilangan
yang diekspresikan dalam notasi
ilmiah, di mana sebuah angka
direpresentasikan sebagai angka
desimal yang dikalikan dengan
pangkat 10 (seperti 3,14 x 1057).
Notasi ilmiah seperti ini merupakan
cara yang singkat untuk
mengekspresikan bilangan yang
sangat besar atau bilangan yang
sangat kecil, dan juga mengizinkan
jangkauan nilai yang sangat jauh
sebelum dan sesudah titik
desimalnya. Bilangan ini umumnya
digunakan dalam merepresentasikan
grafik dan kerja ilmiah, tetapi
proses aritmatika terhadap bilangan
floating-point jauh lebih rumit dan
dapat diselesaikan dalam waktu
yang lebih lama oleh CPU karena
mungkin dapat menggunakan
beberapa siklus detak CPU.
Beberapa komputer menggunakan
sebuah prosesor sendiri untuk
menghitung bilangan floating-point
yang disebut dengan FPU (disebut
juga math co-processor ) yang
dapat bekerja secara paralel dengan
CPU untuk mempercepat
penghitungan bilangan floating-
point . FPU saat ini menjadi standar
dalam banyak komputer karena
kebanyakan aplikasi saat ini banyak
beroperasi menggunakan bilangan
floating-point .

Istilah dari PCI

PCI (Peripherals Component
Interconnec) | Kamus Istilah
Komputer dan Teknologi
Informasi

   PCI (kependekan dari bahasa
Inggris: Peripheral Component
Interconnect) adalah bus yang
didesain untuk menangani beberapa
perangkat keras. PCI juga adalah
suatu bandwidth tinggi yang
populer, prosesor independent bus
itu dapat berfungsi sebagai bus
mezzenine atau bus periferal[1].
Standar bus PCI ini dikembangkan
oleh konsorsium PCI Special Interest
Group yang dibentuk oleh Intel
Corporation dan beberapa
perusahaan lainnya, pada tahun
1992. Tujuan dibentuknya bus ini
adalah untuk menggantikan Bus ISA/
EISA yang sebelumnya digunakan
dalam komputer IBM PC atau
kompatibelnya.
Komputer lama menggunakan slot
ISA, yang merupakan bus yang
lamban. Sejak kemunculan-nya
sekitar tahun 1992, bus PCI masih
digunakan sampai sekarang, hingga
keluar versi terbarunya yaitu PCI
Express (add-on).
# Bus PCI tidak tergantung prosesor
dan berfungsi sebagai bus
peripheral. Bus ini memiliki kinerja
tinggi untuk sistem I/O berkecepatan
tinggi. Bus ini berjalan pada
kecepatan 33 MHz dengan lebar lajur
32-bit. Bus ini ditemukan pada
hampir semua komputer PC yang
beredar, dari mulai prosesor Intel
486 karena memang banyak kartu
yang menggunakan bus ini, bahkan
hingga saat ini. Bus ini dikontrol
oleh chipset pengatur memori
(northbridge, Intel MCH) atau
Southbridge (Intel ICH, atau NVIDIA
nForce MCP).
# Bus PCI Express (Peripherals
Component Interconnect Express)
# Bus PCI-X (Peripherals
Component Interconnect Express)
Related Search :
PCI, Slot PCI , PCI Card , Kartu PCI,
PCI, definisi Kartu PCI , PCI adalah,
Jenis Kartu PCI, jenis Card PCI,

Selasa, 04 November 2014

Hi♥

Generasi komputer

  Sejarah Perkembangan Komputer dari tahun 1940 Sampai Sekarang

Sejarah Perkembangan Komputer
Sebelum tahun 1940 Sejak dahulu
kala, proses pengolahan data telah
dilakukan oleh manusia. Manusia
juga menemukan alat-alat mekanik
dan elektronik untuk membantu
manusia dalam penghitungan dan
pengolahan data supaya dapat
mendapatkan hasil lebih cepat.
Komputer yang kita temui saat ini
adalah suatu evolusi panjang dari
penemuan penemuan manusia sejak
dahulu kala berupa alat mekanik
mahupun elektronik.
1. komputer generasi pertama
(1940-1959). komputer pertama ini
menggunakan tabung vakum untuk
memperoses dan menyimpan data.
ia menjadi cepat panas dan mudah
terbakar. oleh karena itu beribu-ribu
tabung di perlukan untuk menjalan
kan operasi keseluruhan komputer.
ia juga memerlukan banyak tenaga
elektrik yang menyebabkan
gangguan elektrik di kawasan
sekitarnya
2. Komputer generasi kedua ( 1959
-1964 ) Pada tahun 1948, penemuan
transistor sangat mempengaruhi
perkembangan komputer. Transistor
menggantikan tabung vakum di
televisi, radio, dan komputer.
Akibatnya, ukuran mesin-mesin
elektrik berkurang drastis.
Transistor mulai digunakan di dalam
komputer mulai pada tahun 1956.
Penemuan lain yang berupa
pengembangan memori inti-
magnetik membantu pengembangan
komputer generasi kedua yang lebih
kecil, lebih cepat, lebih dapat
diandalkan, dan lebih hemat energi
dibanding para pendahulunya.
Mesin pertama yang memanfaatkan
teknologi baru ini adalah
superkomputer. IBM membuat
superkomputer bernama Stretch,
dan Sprery-Rand membuat komputer
bernama LARC. Komputer-komputer
ini, yang dikembangkan untuk
laboratorium energi atom, dapat
menangani data dalam jumlah yang
besar. Mesin tersebut sangat Mahal
dan cenderung terlalu kompleks
untuk kebutuhan komputasi bisnis,
sehingga membatasi
kepopulerannya. Hanya ada dua
LARC yang pernah dipasang dan
digunakan: satu di Lawrence
Radiation Labs di Livermore,
California, dan yang lainnya di US
Navy Research and Development
Center di Washington D.C. Komputer
generasi kedua Menggantikan
bahasa mesin dengan bahasa
assembly. Bahasa assembly adalah
bahasa yang menggunakan
singkatan-singakatan untuk
menggantikan kode biner. Pada awal
1960-an, mulai bermunculan
komputer generasi kedua yang
sukses di bidang bisnis, di
universitas, dan di pemerintahan.
Komputer-komputer generasi kedua
ini merupakan komputer yang
sepenuhnya menggunakan
transistor. Mereka juga memiliki
komponen-komponen yang dapat
diasosiasikan dengan komputer
pada saat ini: printer, penyimpanan
dalam disket, memory, sistem
operasi, dan program.
3. Salah satu contoh penting
komputer pada masa ini adalah IBM
1401 yang diterima secaa luas di
kalangan industri. Pada tahun 1965,
hampir seluruh bisnis-bisnis besar
menggunakan komputer generasi
kedua untuk memproses informasi
keuangan. Program yang tersimpan
di dalam komputer dan bahasa
pemrograman yang ada di dalamnya
memberikan fleksibilitas kepada
komputer. Fleksibilitas ini
meningkatkan kinerja dengan harga
yang pantas bagi penggunaan
bisnis. Dengan konsep ini, komputer
dapat mencetak faktur pembelian
konsumen dan kemudian
menjalankan desain produk atau
menghitung daftar gaji.Komputer
generasi kedua ( 1959 -1964 ) Pada
tahun 1948, penemuan transistor
sangat mempengaruhi
perkembangan komputer. Transistor
menggantikan tabung vakum di
televisi, radio, dan komputer.
Akibatnya, ukuran mesin-mesin
elektrik berkurang drastis.
Transistor mulai digunakan di dalam
komputer mulai pada tahun 1956.
Penemuan lain yang berupa
pengembangan memori inti-
magnetik membantu pengembangan
komputer generasi kedua yang lebih
kecil, lebih cepat, lebih dapat
diandalkan, dan lebih hemat energi
dibanding para pendahulunya.
Mesin pertama yang memanfaatkan
teknologi baru ini adalah
superkomputer. IBM membuat
superkomputer bernama Stretch,
dan Sprery-Rand membuat komputer
bernama LARC. Komputer-komputer
ini, yang dikembangkan untuk
laboratorium energi atom, dapat
menangani data dalam jumlah yang
besar. Mesin tersebut sangat Mahal
dan cenderung terlalu kompleks
untuk kebutuhan komputasi bisnis,
sehingga membatasi
kepopulerannya. Hanya ada dua
LARC yang pernah dipasang dan
digunakan: satu di Lawrence
Radiation Labs di Livermore,
California, dan yang lainnya di US
Navy Research and Development
Center di Washington D.C. Komputer
generasi kedua Menggantikan
bahasa mesin dengan bahasa
assembly. Bahasa assembly adalah
bahasa yang menggunakan
singkatan-singakatan untuk
menggantikan kode biner. Pada awal
1960-an, mulai bermunculan
komputer generasi kedua yang
sukses di bidang bisnis, di
universitas, dan di pemerintahan.
Komputer-komputer generasi kedua
ini merupakan komputer yang
sepenuhnya menggunakan
transistor. Mereka juga memiliki
komponen-komponen yang dapat
diasosiasikan dengan komputer
pada saat ini: printer, penyimpanan
dalam disket, memory, sistem
operasi, dan program.
Salah satu contoh penting komputer
pada masa ini adalah IBM 1401 yang
diterima secaa luas di kalangan
industri. Pada tahun 1965, hampir
seluruh bisnis-bisnis besar
menggunakan komputer generasi
kedua untuk memproses informasi
keuangan. Program yang tersimpan
di dalam komputer dan bahasa
pemrograman yang ada di dalamnya
memberikan fleksibilitas kepada
komputer. Fleksibilitas ini
meningkatkan kinerja dengan harga
yang pantas bagi penggunaan
bisnis. Dengan konsep ini, komputer
dapat mencetak faktur pembelian
konsumen dan kemudian
menjalankan desain produk atau
menghitung daftar gaji.
4. Komputer generasi keempat
( awal 80an - ??? ) Setelah IC,
tujuan pengembangan menjadi lebih
jelas: mengecilkan ukuran sirkuit
dan komponenkomponen elektrik.
Large Scale Integration (LSI) dapat
memuat ratusan komponen dalam
sebuah chip. Pada tahun 1980-an,
Very Large Scale Integration (VLSI)
memuat ribuan komponen dalam
sebuah chip tunggal.
5. Komputer generasi kelima ( masa
depan ) Banyak kemajuan di bidang
desain komputer dan teknologi
semkain memungkinkan pembuatan
komputer generasi kelima. Dua
kemajuan rekayasa yang terutama
adalah kemampuan pemrosesan
paralel, yang akan menggantikan
model non Neumann. Model non
Neumann akan digantikan dengan
sistem yang mampu
mengkoordinasikan banyak CPU
untuk bekerja secara serempak.
Kemajuan lain adalah teknologi
superkonduktor yang
memungkinkan aliran elektrik tanpa
ada hambatan apapun, yang
nantinya dapat mempercepat
kecepatan informasi. Jepang adalah
negara yang terkenal dalam
sosialisasi jargon dan proyek
komputer generasi kelima. Lembaga
ICOT (Institute for new Computer
Technology) juga dibentuk untuk
merealisasikannya. Banyak kabar
yang menyatakan bahwa proyek ini
telah gagal, namun beberapa
informasi lain bahwa keberhasilan
proyek komputer generasi kelima ini
akan membawa perubahan baru
paradigma komputerisasi di dunia.
Kita tunggu informasi mana yang
lebih valid dan membuahkan hasil.